Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman saya memulai blog dan menjadi publisher adsense

Saya bukan publisher adsense dengan penghasilan yang 'wow' karena saya juga bekerja di sebuah perusahaan perbankan dengan waktu kerja yang 'tahulah...hahaha' kerja di bank itu jam-nya jam karet, tidak ada istilah pulang jam stengah lima sore. Tapi, walaupun demikian saya orangnya yang memang hyperactive tidak suka berdiam, dan saya juga mungkin satu-satunya orang di komplek perumahan saya yang tidak menggunakan Televisi. Jadi, ketika ada waktu luang, mau tidak mau, saya membuka PC saya dan mulai menulis apapun yang saya mau tulis. 

Dulu saya memang sangat penasaran dengan yang namanya 'menghasilkan uang dari Blog'. Saya selalu berpikir bagaimana caranya orang-orang bisa mendapatkan jutaan dari sebuah blog. Saya mulai mengenal yang namanya affiliasi, dan waktu dulu saya pernah buat sebuah blog dengan niche Sepatu sneaker. Kemudian saya mempromosikan produk-produk amazon. Anehnya, karena saya memang tidak tahu SEO sama sekali, walaupun blog saya berbahasa inggris tapi pengunjungnya tetap adalah orang indonesia. Karena itulah, affiliasi dengan amazon di Indonesia sangat tidak mungkin menurut saya waktu itu.

Saya mulai, bergabung dengan affiliasi pasar online di Indonesia seperti Lazada, Tokopedia, Blibli, sudah saya coba. Hasilnya tetap sama, walaupun blog saya waktu itu sudah punya 3000-an organic traffic setiap hari tapi tetap saja tidak berhasil, mungkin sayalah yang tidak paham cara menjalankannya. 

Hingga pada akhirnya, saya mulai mencari tahu tentang Adsense. Mendaftar Adsense itu ternyata tidak mudah. Blog yang kita buat harus benar-benar sesuai dengan policy dari adsense. kalau ada satu aja yang belum memenuhi, mereka akan langsung menolak. Tidak tanggung-tanggung, saya mengajukan permohonan menjadi publisher adsense hampir setahun. Setiap hari saya berusaha untuk membuat perbaikan, menghapus artikel, edit, ganti template,memberikan tag pada semua gambar, membuat menu tag pada semua artikel supaya memerikan pengalaman yang baik kepada pengunjung. Hingga akhirnya, blog saya disetujui.

Ketika saya dapat PIN dari Adsense, saya senangnya bukan main, seperti baru mendapatkan uang ratusan juta saja. Saya bahkan mengabadikan moment saya dengan selembar kertas tersebut dengan beberapa foto. 

Setelah bergabung dengan adsense, saya tetap membenahi blog saya, mulai belajar menulis artikel yang punya pasar dengan adsense tapi tetap menyesuaikannya dengan niche blog yang saya kelola. Memahami adsense itu tidak hanya tentang bagaimana menulis sebuah artikel yang bakalan menjadi Rank pertama di pencarian google. Tetapi harus juga dibarengi dengan nilai jual artikel yang ditulis. Nilai jual artikel itu menurut saya adalah Artikel yang memiliki hubungan dengan sesuatu yang sedang dipasarkan oleh adsense. Kemudian, di atas segalanya itu, yang paling penting menurut saya adalah artikel yang ditulis bukanlah artikle untuk adsense tetapi tetap  untuk pembaca. Agak sedikit ribet cara menjelaskannya. 

Saya mengutamakan kepuasan pembaca untuk mendapatkan apa yang mereka cari dan menuliskan bagaimana cara mendapatkanya, atau bagaimana cara melakukanya atau bagaimana cara memutuskannya, itulah yang saya lakukan.


Yang ingin saya sampaikan kepada kamu yang mungkin sedang berusaha untuk mendaftar di adsense, jangan patah semangat tetap menulis di blog kamu walaupun ditolak. Ketika menulis sebuah artikel usahakan untuk menuliskannya memang untuk membantu orang yang akan membaca bukan supaya kelak bisa mendapatkann uang. Karena uang semakin dikerjar akan semakin menjauh tapi niat baik selalu pada akhirnya akan menghasilkan sesuatu yang baik juga. Maka berbagi ilmu dengan menuliskanya dibog kamu sudah merupakan sebuah sumber pahala. Tetap semangat dan jangan mudah putus asa. 

Rajin-rajinlah bertanya di forum adsense buat kamu-kamu yang belum di approved!